Titan Sadewo Adakan Tur Buku Pertamanya Berjudul "Celakalah Orang-orang yang Jatuh Cinta"

Hatta Trinata
Titan Sadewo Adakan Tur Buku Pertamanya Berjudul "Celakalah Orang-orang yang Jatuh Cinta"
Ilustrasi/Foto: Titan Sadewo Adakan Tur Buku Pertamanya Berjudul "Celakalah Orang-orang yang Jatuh Cinta"

-Anamatope, Medan- Tak banyak penulis-penulis muda Kota Medan untuk berani meluncurkan sebuah karya sastra. Titan Sadewo salah satu penulis muda Kota Medan yang berani meluncurkan buku pertamanya. Melalui tur ini, Titan Sadewo meluncurkan buku pertamanya yang berjudul �Celakalah Orang-orang Yang Jatuh Cinta�. Buku yang berisi kumpulan puisi karangan Titan Sadewo ini juga diaplikasikan ke dalam media lain, media lukis salah satu contohnya. Tur diadakan di EX Coffee, Jl Ambai No.32, Tuasan, Medan Tembung, Kota Medan pada Minggu (14/05) lalu.

Titan Sadewo sebagai penulis menjelaskan tur ini mengajak delapan seniman Kota Medan yang akan mengubah puisi-puisi Titan dari segi seni rupa. Delapan seniman tersebut ialah; Fahmi Alkindi, Puji Darmaji, Rori Sirait, Pandu Nugraha, Glahita, Sheila Mahal, Izza Bagaskara Hardi, dan Daffa Saragih.

�Ini adalah tur buku pertama judulnya Celakalah Orang orang Jatuh Cinta. Aku berkolaborasi dengan delapan seniman� ucap Titan.

�Di tur kali ini ingin melihat puisi-puisiku dari segi seni rupa, jadi karya seni rupa atau dibicarakan oleh seniman. Jadi sebenarnya ini acara delapan seniman satu penyair� lanjutnya.

Bagi Titan, buku ini seperti melihat kembali dan mencoba membuktikan tradisi membaca yang dari kiri ke kanan. Puisi-puisi yang ditulis oleh Titan juga menyorot tentang hewan dari narasi-narasi kitab suci isu lingkungan dan hubungannya dengan manusia.

�Buku ini melihat kembali sebenarnya tradisi membaca kita, tradisi membaca yang dari kiri ke kanan, apakah benar tradisi bahasa Indonesia seperti itu ? atau jangan-jangan kita bisa membaca dari kanan ke kiri atau atas kebawah, bawah ke atas� terang Titan

�Dan puisi-puisiku menyoroti kembali posisi hewan dari narasi kitab suci, isu lingkungan, dan pertautannya dengan manusia. Jadi secara spesifik sebenarnya buku ini membicarakan hewan tapi lompat-lompat dari bagian mana saja� jelasnya.

Titan juga berpesan untuk para penulis muda Kota Medan untuk terus berkarya secara konsisten dan membaca secara konsisten.

�Ya berkarya saja secara konsisten dan membaca secara konsisten saja, sederhana� jawab Titan dengan tawa kecilnya.

Titan berharap dengan adanya acara ini lintas kesenian terus berkolaborasi karena ia merasa sering sekali sastra harus berbicara dengan orang sastra dan tidak boleh berbicara dengan jenis kesenian yang lain. Ia melihat potensi bahwa sastra juga bisa berbicara dengan kesenian lain seperti seni rupa, seni film, musisi, penari, dan lainnya.

Buku �Celakalah Orang-orang Yang Jatuh Cinta� sudah bisa didapatkan di toko buku Obelia di Jalan Amaliun atau bisa melalui sang penulis langsung via Instagram @titan.sadewo.

Comments

Sign in to join the conversation

No comments yet.

Be the first to share your thoughts!


Trending

Logo

Ikuti Kami

© 2025 anamatope. All rights reserved.